Bab: 21. Kembali Dingin

1429 Words

Mata Clara bergetar. Rahangnya mengeras, menahan sesuatu yang nyaris runtuh. Kesedihan menggantung jelas di wajahnya, bercampur luka yang belum kering. “Damian …” suaranya melembut, bergetar tipis. “Aku tahu kamu masih marah padaku. Aku tahu kamu kecewa.” Ia melangkah mendekat, satu langkah penuh harap. “Tapi kamu tidak perlu berbohong seperti ini.” Damian tak membalas tatapannya. Pandangannya lurus ke depan, dingin terlalu dingin. “Aku tahu kamu tidak mencintainya,” lanjut Clara, lirih namun menusuk. Sekilas ia melirik Elena, senyum tipis penuh keyakinan terukir di sudut bibirnya. “Lima tahun bukan waktu yang singkat untuk mengenalmu, sayang. Kamu tidak pandai berpura-pura di hadapanku.” Tangannya terangkat, perlahan, hendak menyentuh rahang Damian seolah sentuhan itu mampu mengin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD