"Eomma titip Naya ya, Jaga dia. selesaikan masalah kalian baik baik. Eomma harap kamu bisa sedikit bersabar menghada-k sikap Naya apalagi dia sedang hamil kadang sifat nya kekanak kanakan," bisik Eomma Naya pada Jaehyun sebelum pulang bersama suaminya.
"Ne Eomma, Appa hati-hati dijalan,"
Setelah kedua orang tua Naya pulang, Jaehyun menghampiri Istrinya dan mendudukkan dirinya tepat di kursi samping ranjang nya. "Nay, Maafin Aku ya. Aku sadar Aku salah, Aku minta maaf," Ucapnya sambil menyentuh tangan Naya tapi Wanita itu langsung menarik tangannya dan memalingkan wajahnya.
Terdengar suara helaaan nafas Jaehyun, Pria itu mencoba mengingat ucapan Ibu Mertuanya beberapa menit yang lalu tentang dirinya yang harus bersabar menghadapi sifat Naya. Dengan pelan tangannya beralih pada perut Naya "Sayang, Maafin Appa ya. Maaf Appa sudah menyakiti Eommamu,"
Ucapan Jaehyun itu berhasil membuat Naya kembali menoleh kearahnya. Wanita itu cukup terkejut melihat sang suami meneteskan air matanya. Dengan pelan tangannya terangkat mengusap air mata Jaehyun "Maafin Aku, Aku terlalu egois,"
"Tidak, Akulah yang seharusnya meminta maaf. Maafkan Aku, Jangan pernah menjauhiku apalagi berniat meninggalkanku. Aku sangat mencintaimu, Nay. Aku tidak ingin kehilanganmu dan juga calon anakku,"
Beberapa detik berikutnya Naya langsung bangkit dan memeluk tubuh suaminya. "jangan pernah tinggalin Aku. maaf kalau Aku sering membuatmu marah dan kesusahan,"
Jaehyun menggeleng cepat, Pria itu membalas pelukan istrinya tak kalah erat "Jangan meminta maaf. Aku lah yang salah, Maafkan Aku. Kamu sama sekali tidak pernah menyusahkanku,"
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Ini adalah hari kedua Naya di rawat di rumah sakit. Dokter belum mengijinkannya pulang karena keadaan Naya dan janinnya belum sepenuhnya stabil. Sejak tadi pagi Naya sama sekali tidak mau makan. Jaehyun sudah berusaha membujuknya untuk makan tapi wanita itu tetap tidak mau makan dengan alasan tidak suka makanan rumah sakit.
"Sekarang Kamu mau makan apa? Aku akan memesankan makanan untukmu, pokoknya Kamu harus makan. Kamu tidak kasihan calon anak kita kelaparan?"
Dengan girang nya Naya meminta suaminya itu untuk memesankannya sup rumput laut dan juga tteobokki. Mendengar Naya ingin ttebooki, Jaehyun langsung menolak "Tidak ada makanan pedas, Sup rumput lain saja ya?"
Untungnya Naya mengangguk. Karena tidak mau memakan makanan rumah sakit akhirnya Jaehyun lah yang terpaksa menghabiskan makanan Naya itu. Lagi pula Pria itu juga sangat lapar karena belum makan sejak kemarin.
Beberapa saat kemudian tanpa diduga Ibu Jaehyun datang. Wanita paruh baya itu terlihat sangat khawatir setelah masuk kedalam ruang inap Naya "Astaga menantuku, Kamu kenapa? Kamu dan Calon cucuku baik-baik saja kan?"
Naya terlihat tersenyum senang melihat kedatangan Ibu mertuanya itu "Eomma. Aku dan Calon Cucu Eomma baik-baik saja kok,"
Jaehyun yang tadinya sibuk makan langsung menghentikan aktifitasnya dan menghampiri Ibu nya. Jaehyun bingung kenapa Ibunya datang kesini padahal dia sama sekali belum memberitahu jika Naya masuka rumah sakit.
"Yak dasar anak nakal, Kamu apakan menantu dan calon cucuku ha ? bisa-bisa nya Kamu tidak memberitahu Eomma kalau istrimu masuk rumah sakit. Kalau Eomma Naya tidak memberitahu pasti Eomma tidak akan pernah tahu kalau Naya masuk rumah sakit!" Ucap Nyonya Kim marah sambil memukul tubuh Jaehyun.
Sambil meringis Jaehyun berusaha menghentikan pukulan Eommanya "Eomma sakit. Aku tidak memberitahu Eomma karena takut Eomma khawatir,"
"Justru Eomma akan lebih khawatir kalau tidak tahu Menantu Eomma masuk rumah sakit,"
"Naya gapapa kok Eomma. Jangan memukuli Jaehyun, Kasihan dia," Sahut Naya tidak tega melihat suaminya dipukul oleh Eomma nya. Walaupun pukulannya tidak terlalu keras.
"Kamu tidak perlu membelanya, Dia memang anak nakal! Oh iya, Eomma membawakanmu sup rumput laut. Kamu sudah makan?" Tanya Nyonya Kim, dibalas gelengan oleh Naya.
Nyonya Kim akhirnya menyiapkan sup rumput laut yang sudah ia bawa agar bisa dimakan oleh Naya. Bahkan wanita paruh baya itu juga menyuapinya.
"Eomma tidak membawakanku juga?" Tanya Jaehyun.
"Tidak!!"
"Ckkk, Sebenarnya yang anak kandungnya itu Aku atau Naya sih," Gumam Jaehyun. Pria itu hanya bisa diam menyaksikan bagaimana Ibunya menyuapi Istrinya.
Walaupun sedikit kesal, Jaehyun merasa sangat senang. Pria itu senang melihat bagaimana Ibu dan Istrinya sangat dekat. Sang Ibu yang menyadari anaknya terus memperhatikannya pun langsung menoleh "Kamu mau?" Tawar nya yang langsung dibalas anggukan oleh Jaehyun.
"Tadi kan Kamu juga memesan sup rumput laut, Jadi Kamu makan yang itu saja nanti. Sup buatan Eomma akan Aku habiskan," Sahut Naya berhasil membuat Suaminya itu langsung menekuk wajahnya.
,,,,,,,,,,,,,,,,,,
Keesokan harinya Naya sudah diperbolehkan untuk pulang. Sebelum pulang kerumah, Wanita itu meminta suaminya untuk mampir ke toko es cream langganannya. Naya bilang dia ngidam es cream favorite nya.
"Kamu tunggu disini saja, Biar Aku yang keluar membeli es cream," Ucap Jaehyun setelah mereka sampai didepan toko es cream.
setelah memakai masker dan topinya, Jaehyun keluar dari mobil lalu melangkahkan kakinya cepat masuk kedalam toko es cream itu. Beruntung pengunjung disana tidak terlalu ramai jadi tidak akan ada yang mengenalinya.
"Selamat siang, Ahjuma Saya mau pesan es cream choco mint 1 dan vanilla 1. Untuk dibawa pulang ya,"
"Baik, Tunggu sebentar,"
Sambil menunggu pelayan tadi menyiapkan pesanannya, Jaehyun memainkan ponselnya sekaligus mengecek beberapa pesan yang masuk. beberapa hari ini ia tidak sempat mengecek ponselnya karena sibuk mengurus Naya dirumah sakit.
Ditempat duduk yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri, Jaehyun melihat seorang anak kecil bersama Ibunya. Anak kecil itu terlihat sedang menari sambil menonton semua video. Jika didengar dari lagunya, Sepertinya anak kecil itu sedang menarikan salah satu lagu dari group Annora, Group istrinya.
"Pesanan Choco mint dan Vanilla sudah jadi,"
Setelah membayar pesanannya, Jaehyun segera kembali ke mobil. Naya terlihat sangat senang melihat kedatangan Jaehyun dengan es cream nya..wanita itu benar-benar tidak sabar ingin memakan es cream nya.
"Punyaku mana? Choco mint,"
"Iya, Ini punyamu,"
Sambil tersenyum senang, Naya menerima es cream itu dan langaung memakannya. Akhirnya setelah sekian lama dia bisa merasakan es cream kesukaannya lagi.
"Oh iya, Nay. Tadi saat Aku membeli es cream, Aku bertemu dengan seorang anak kecil. Sepertinya dia adalah fansmu,"
"Benarkah? Wah pasti dia sangat menggemaskan,"
"Eoh, tapi Kamu jauh lebih menggemaskan hehe. Kita pulang sekarang ya, Es cream yang vanilla punyaku jangan dimakan," Ucap Jaehyun sebelum menjalankan mobilnya pulang.