Intro | Surat Beramplop Putih
Satu-satunya alasan mengapa seorang Choi Beomgyu tak pernah membuka lokernya adalah, karena banyaknya surat-surat dan cokelat. Dia bukan tipe orang yang suka diberikan barang-barang seperti itu. Padahal, kalau Yeonjun sampai tahu isi loker Beomgyu dipenuhi cokelat, cowok itu pasti bakalan memakan semuanya.
Seringkali, Beomgyu menganggap orang-orang itu aneh. Ia hanya seorang gitaris di band sekolah yang tidak bisa dibilang sangat populer. Mengapa semua orang gila padanya?
Cowok itu menghela napas, mengambil semua surat-surat yang dilapisi amplop berwarna-warni itu untuk kemudian ia singkirkan dari lokernya. Bukannya tak menghargai pemberian fansnya, tapi Beomgyu memang nggak suka saja. Mengerti, kan?
Tapi, tak disangka, perhatian Beomgyu tersedot dalam sebuah surat dengan amplop putih polos tanpa motif. Menurutnya, orang yang menulis surat itu pasti sangatlah aneh. Bagaimana tidak? Ketika semua orang berlomba-lomba mendapatkan perhatian Beomgyu dengan amplop bermotif yang warnanya mencolok dan bersimbol hati atau apalah, orang itu malah menggunakan amplop polos layaknya surat sekolah biasa.
Karena diserang rasa penasaran, akhirnya untuk pertama kali, Beomgyu membaca surat dari penggemarnya.
Kak Beomgyu. Kalau boleh jujur, sebenarnya aku nulis ini cuma karena gabut. Dan aku juga nggak akan ngasih ini ke Kakak, anyway, haha.
Tapi, yaudah lah ya. Lanjut aja dulu.
Aku pusing. Aku nggak ngerti kenapa selalu mikirin Kakak tiap hari. Padahal Kakak aja nggak tau aku siapa dan masih bernapas atau enggak.
Bentar, kayaknya mending kenalan dulu deh, ya?
Namaku Ara, anak kelas sepuluh ipa tiga.
Aku suka lihat kakak senyum, apalagi kalau sambil main gitar. Kakak bener-bener keren. Aku sampai harus tutup telinga kalau nonton Kakak ngeband. Kenapa? Karena fansnya Kakak pasti pada teriak-teriak dan bikin telinga aku sakit.
Tapi Kak Beomgyu nggak usah cemas, ya. Aku nggak kayak mereka, kok. Daripada teriak-teriak ngagumin kegantengan Kakak, aku lebih suka ngelihatin Kakak. Meskipun dari jauh. Itu bikin aku lebih mensyukuri hidup yang sementara ini. Haha, basi banget ya, Kak?
Intinya, senyum Kakak udah jadi canduku. Nggak apa-apa aku harus rebutan jendela sama teman sekelasku demi liat Kakak lewat koridor. Aku suka.
Sayangnya, aku nggak bakalan bisa memiliki Kakak. Yah, nggak mungkin, sih. Makanya, aku ngerasa bahwa jauh lebih baik kalau aku fokus dengan kehidupanku saja sekarang.
Katanya, kalau kita terus mengejar sesuatu yang bahkan tak pernah berbalik untuk sekedar melihat kita, kita bisa saja nggak sadar bahwa ada seseorang yang menunggu di belakang sana.
Sincerely, Ara
Yang sudah menyerah sejak tiga detik yang lalu.
Rasanya Beomgyu ingin sekali tertawa keras setelah membaca surat itu. Entah mengapa, rasanya lucu dan sedikit menggemaskan, meskipun kalimat terakhir membuat hati Beomgyu sedikit mencelos. Kini ia jadi penasaran, Ara sang pengirim surat itu seperti apa di dunia nyata?
PLAYLIST
our summer - tomorrow x together
under the hot sun
you and I are gonna be us now
love me back - jacob sartorius
i know I like you,
and we can call this history
so if you liked me too,
would you still keep it a mystery?
disconnected - 5 seconds of summer
i like the summer rain
i like the sounds you make
we put the world away
we get so disconnected
the heart wants what it wants - selena gomez
there's a million reasons why i should give you up
but the heart wants what it wants
lover - taylor swift
can i go where you go?
can we always be this close forever and ever?
let me in - enhypen
we're like a moonlight
have a good time together
my heart likes you
let me down slow - new hope club
if love is just a wicked game
then why do we play?
heartbreak girl - 5 seconds of summer
i'm right here, when you gonna realise
that I'm your cure?
heartbreak girl