"Om." Panggil Jio lirih. "Ya?" "Apa mobil ini punya, Om?" Jio yang sejak tadi memperhatikan seisi mobil akhirnya memberanikan diri untuk bertanya. Mobil ini terasa sangat nyaman, berbanding terbalik dengan kendaraan umum yang sering ia naiki bersama sang ibu. Apalagi di dalam mobil ini rasanya terasa sangat sejuk dan juga harum. "Iya, mobil ini punya, Om. Memangnya kenapa?" "Mobilnya bagus banget Om, sejuk dan juga harum." ucap Jio terlihat antusias. "Aku juga pernah naik mobil sama Mama, tapi mobilnya tidak senyaman ini. Orang yang naik juga banyak sekali." Adrian hanya terkekeh saat mendengar ucapan Jio. Ia menoleh ke arah Jio seraya mengukir senyum. "Memangnya kamu mau ke mana naik mobil sama Mama kamu?" "Ke toko kue tempat Mama bekerja. Mama akan mengirim kue buatannya setel

