Setelah mengetahui jawaban Ratna, Adrian merasa tak sanggup lagi menanggung rasa bersalahnya. Apalagi saat mengingat nasib kedua anaknya yang harus hidup menderita karena kesalahanpahaman dirinya di masa lalu. Juga mengingat Ratna yang sangat kuat membesarkan Jio dan Jia seorang diri di tempat yang mayoritas penduduknya sangat membencinya. "Ratna ... Jio ... Jia ... Aku benar-benar minta maaf!" Pagi itu Adrian sedang menyendiri di atap gedung rumah sakit untuk sedikit menenangkan perasaannya yang terus saja menyalahkan dirinya sendiri. Sejak semalam Adrian terus menemani Jia di sisinya bahkan hingga pagi menjelang. Meski Ratna terus mengungkapkan rasa keberatannya atas sikap pria itu. Hingga setelah cukup lama Adrian berdiam diri disana, tiba-tiba ada sepasang tangan yang memeluk pi

