Bab 12

1074 Words

Rasa hangat menjalar di sekujur tubuh Adrian Adrian. Entah kenapa setiap kali memeluk dan menyentuh Jio ia merasakan sesuatu yang sulit dimengerti. Hatinya merasa sangat bahagia, seolah menemukan belahan jiwanya yang pernah hilang. Jio tidak berhenti mengukir senyum saat Adrian menemaninya bermain hingga malam semakin larut. Mereka baru berhenti bermain setelah seorang pelayan cafe mengetuk pintu ruangan itu. Adrian sengaja memesan banyak makanan dengan dalih ia merasa lapar sekali. Meski sebenarnya itu hanya alasannya saja, ia tahu Ratna dan Jio belum makan apapun sejak siang, apalagi setelah mendengar perut Jio berbunyi minta diisi. *** Malam kini sudah semakin larut. Ratna mematikan beberapa lampu di ruangan itu sehingga hanya tersisa cahaya remang-remang. Ratna memilih mematika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD