Bab 19

1120 Words

"Kamu tidak berhak memisahkan mereka dariku lagi. Mereka juga berhak memiliki keluarga yang lengkap dan hidup yang lebih layak. Aku tahu kamu wanita yang kuat dan bisa membesarkan mereka sendiri. Tapi aku juga membutuhkan mereka." Ratna mulai tak dapat menahan tangis yang membuat dadanya terasa sesak. Dalam hitungan detik, tangis itu telah menyisakan suara sesenggukan. Adrian menyeka air mata yang mengalir di kedua sisi pipi Ratna dengan jarinya. "Aku mohon izinkan aku menebus semua kesalahanku. Aku yang salah, bukan kamu. Aku yang sudah menjauhkan kalian dari hidupku. Aku tahu kamu merasa sakit. Tolong ampuni aku." Entah kenapa air mata itu semakin sulit untuk ditahan, mengalir begitu saja bagai mata air. Ratna terus menyeka wajah dan hidungnya. Sementara Jio melirik Ratna dan om ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD