Bab 23

1380 Words

Dengan langkah tertatih, Ratna memasuki sebuah rumah. Namun, langkahnya seketika terhenti ketika berada di ruang tamu. Ayah, Ibu dan Kakaknya, Sisil, ada di sana dan menatapnya penuh amarah. Bu Ajeng, yang merupakan Ibu kandung Ratna langsung berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Ratna. la lemparkan beberapa lembar foto milik Ratna yang tengah tertidur dalam pelukan seorang pria yang wajahnya disamarkan. "Jadi seperti ini kelakuanmu selama ini? Aku benar-benar tidak menyangka. Ayah, lihatlah kelakuan anakmu di luar sana. Jadi selama ini benar yang dikatakan Sisil, dia menjual tubuhnya pada pria-pria kaya?" tatapan wanita itu menyiratkan api permusuhan. Detik itu juga, sebuah tamparan keras ia hadiahkan di pipi Ratna. Namun Ratna sama sekali tak bereaksi, walaupun bekas tampara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD