Lina baru saja selesai mandi, wanita itu masih mengenakan handuk baju saat ini. Sibuk memilah gaun tidur yang akan ia kenakan malam ini. Namun, bunyi bel yang menggema di seluruh rumah itu membuat fokusnya buyar. Ia penasaran siapa yang bertamu malam-malam begini. "Siapa ya?" tanyanya pada diri sendiri. Lalu ia mengambil gaun secara acak dan memakainya, lalu berjalan menuju ke pintu utama. Bahkan handuk di rambutnya masih belum ia lepas, namun wanita itu sudah membuka pintu rumahnya. Seorang lelaki yang asing berdiri tepat di depannya sekarang. Lina mengernyit bingung. "Maaf, Anda siapa?" Lelaki tadi membungkukkan badan tanda penghormatan. "Saya adalah utusan dari Lord Aron, Nyonya. Nama saya Eghi." Lelaki tadi memperkenalkan dirinya. Lina sedikit terkejut, karena Aron bilang jika or

