Chapter 16 : Heartbreaker

2701 Words

Mereka kini berdiri berhadap-hadapan di sisi pintu kamar itu. Dengan posisi Eleanor Primrose yang kalah terdesak. Juga dalam keadaan yang gelap gulita, namun mata biru Julius Meyer Romanov terlihat berkilat-kilat dan berbahaya, untuk dilawan. Saling diam. Saling menunggu. Waktu pun terasa menggantung di langit-langit ruangan. Hanya Circassia milik Julius yang bergerak-gerak mengawasi Eleanor yang tubuhnya begitu bergetar—takut, cemas, tak nyaman, dan menolaknya. Kontradiksi. Mereka menguarkan energi yang bersebrangan. Seperti minyak dan air. Hingga suara Julius memecahkan ketegangan itu, serak dan dalam. “Aku mencarimu. Berhari-hari, berbulan-bulan yang lalu,” Julius memulainya, dengan begitu fasih menelusuri setiap garis wajah Eleanor di dalam gelap. Paras cantik yang amat pikirannya ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD