Gadis kecil itu membuka kelopak matanya dengan berat, karena terlihat sangat mengantuk. Well, ini seperti sebuah de javu bagi Julius. Kala menjemput Richella untuk pertama kalinya di villa Andrew Parker. Gadis kecil dengan sama cantik dan polos ekspresinya itu. “Hai,” Richella menyapa. Suaranya serak. “Apa aku membangunkanmu?” “Ya.” Julius merasa tersentuh dengan cara yang paling ganjil. Lampu di kamar Richella tidak dia nyalakan. Secara otomatis, keadaan di sekeliling mereka gelap gulita. Tetapi Richella mengenalinya dengan baik. Tidak nampak kaget sama sekali. Padahal, dia baru saja bangun tidur. Julius kini merasa senang, moodnya makin membaik bahkan di tengah malam seperti ini. “Maaf mengganggu tidurmu,” tapi jahatkah Julius jika dia tak ingin Richella tidur lagi? Julius ingin bic

