Sebuah mobil jenis city car dengan nomor plat asal Bandung menepi tepat di depan pagar hitam sebuah rumah. Halaman rumah tersebut dapat disebut cukup luas untuk kapasitas dua buah mobil serta tiga motor yang disusun rapat pada sisi yang lain. Pintunya tertutup rapat, namun dapat dipastikan kalau rumah yang Anggara singgahi kini sedang dipenuhi banyak orang. Terbukti dengan terdengarnya suara gaduh dari dalam sana ketika dia turun dari mobil dan beberapa pasang sepatu yang ada di tangga teras. Dengan sebuah kantong plastik berisi dua kotak martabak telor ekstra daging di dalamnya, Anggara berjalan menuju pintu pagar. Tangannya merogoh ponsel yang bersemayam di kantong celana jeans. Berniat akan memanggil si empunya rumah, namun diurungkan ketika sinar menyilaukan dari sebuah mobil SUV meny

