Bab 24

1101 Words

Setelah jam kerja berakhir, Alea dan teman-temannya baru saja mengisi presensi pulang. Mereka berjalan bersama menuju pintu keluar kantor, bercanda ringan tentang pekerjaan dan obrolan santai lainnya. Namun, langkah Alea tiba-tiba terhenti ketika melihat sebuah mobil mewah terparkir di depan gedung. Jantungnya berdetak lebih cepat saat mengenali mobil itu sebagai milik Kendra. Alea terbelalak. "Mampus," batinnya. Ia menoleh ke kanan dan kiri, berharap tidak ada yang memperhatikan keterkejutannya, tetapi Nita segera menyadari sikapnya yang aneh. “Kenapa berhenti, Al? Ada yang lupa?” tanya Nita, melihat Alea tampak cemas. Alea menggelengkan kepala dengan cepat, mencoba mengendalikan ekspresinya. “Nggak, nggak ada.” Namun, sebelum ia bisa bergerak lagi, Siska sudah menatap ke depan dan fo

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD