Lembar Ke-tujuh belas

2321 Words

Zafran baru saja melewati pintu kelas saat seseorang tiba-tiba meraih lengannya, menyeretnya pergi dengan tergesa. Zafran berusaha menghentikan sejenak langkah mereka, melepas genggaman itu lalu menatap Arlesh heran. "Kenapa sih?" Zafran sedikit gusar. Kalau sudah begini, biasanya Arlesh akan langsung menariknya untuk pulang. Sebelumnya Zafran tidak pernah mempermasalahkan, tapi kali ini berbeda, dia sudah janji akan menemui Kean. Anak itu pasti sudah menunggunya sekarang. "Temenin gue ke toko buku ya ntar, ada buku yang harus gue beli buat ngerjain tugas sejarah. Kakak juga katanya ada yang mau dipinjem dari perpus, kan? Nggak usah ya, ntar beli aja sekalian." sahut Arlesh. Dia berusaha menarik Zafran kembali, tapi lagi-lagi Zafran menahannya, membuatnya berhenti.  "Gue pinjem punya se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD