Bab 45 Bayang-bayang

1355 Words

Pesta serasa kurang semarak menurut Malika. Selain teman Helena yang biasanya super julid tak ikut hadir, Aris juga banyak sekali mencuri kesempatan untuk merayunya. Colek sana-sini dan kalimat buaya yang hampir-hampir sukses membuat mual perut Malika. Pikiran sudah melayang, Malika ingin lekas pulang meski baru setengah jam saja bergabung dengan mereka. Bukan karena ada ancaman ayahnya, tapi lebih ke rasa bosan yang melanda. Malika pikir akan ada lebih banyak drama, misalnya Helena memohon agar Malika kembali jadi menantunya. Nyatanya perempuan matrealistis itu masih menjaga harga diri di depan teman-temannya. Malika sedang memikirkan alasan untuk cepat pulang ketika mendadak ada ucapan salam terdengar. Semua kepala menoleh ke sumber suara. Sosok tak asing muncul menyapa dengan ramahnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD