Bab 52 Bersitegang

1384 Words

Almas tertegun, tak menghindar apalagi membalas pukulan Malika. “Apa maksud Anda … melepaskan?” Malika kemudian membahas tentang malam naas itu, ketika Aris datang tanpa pemberitahuan dan membuat rusuh seisi rumah Danuarta. “Tentang saham perusahaan itu. Aris bersedia melepaskan semua hartanya untuk itu.” “Apa —” Almas tercengang. “S—sungguhan?” “Ya.” “Gila!” Almas hanya bisa berkomentar sampai situ karena tidak masuk akalnya tindakan Aris. Jika dia sampai merelakan semuanya, demi apa? “Aku tahu. Makanya aku juga akan serius. Sedapatnya aku harus membuang semua harta dari keluarga itu. Dengan begitu mereka akan yakin bahwa aku bisa jahat juga. Mereka selalu berpikir aku bodoh, Almas. Mereka menganggapku dibutakan cinta. Mereka pikir aku tak bisa melihat kebusukan Aris dan keluarganya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD