Syafiq dkk memasuki area cafe' tersebut yang terbilang nyaman untuk ukuran anak muda atau untuk orang nongkrong sambil berbincang. "Hai bro!" sapa Rifki. "Hei." Syafiq menyapa balik sambil menyambut pelukan dari Rifki. "Siapa?" tanya Rifki ketika melihat Syarana yang berada di sampingnya. "Kenalin, Kakak gue," ujar Syafiq. "Syarana." "Rifki." "Oh iya mau mesen apa? Lagi ada promo buat anak Marzlang," ucap Rifki sambil menaikkan kedua alisnya sedangkan Syafiq hanya tersenyum simpul. "Gue liat-liat dulu ya sambio duduk," ungkap Syafiq. Rifki menyelanya, "Oh iya pasti, silahkan." Syafiq melangkahkan kakinya ke meja nomor 6, cafe' yang di dirikan oleh Rifki termasuk cafe' outdor, jadi mereka juga bisa melihat cara pembuatan makanan dan minuman yang di sediakan. "Kak lu mau apa?" tanya S

