Bab 45. Menantang Tristan

1277 Words

Hutan Ravenwood mendadak hening selama beberapa saat. Tak ada lagi suara makhluk sihir yang menggeram. Tak ada juga lolongan atau hentakan kaki. Hanya suara napas berat para ksatria yang terengah-engah, yang mengisi kekosongan itu. Tubuh-tubuh makhluk sihir kecil dan besar itu kini berserakan di tanah hitam yang basah. Bau logam dan darah bercampur dengan dinginnya embun malam, membuat udara yang mereka hirup terasa menyesakkan. Kael mengusap keningnya yang berkeringat. Eiran mencoba meredam badai yang masih menggulung. Gareth masih berdiri tegap di depan Elena, seolah siap menangkis apapun yang akan datang berikutnya. Lucen sendiri bergegas menghampiri wanita itu dan dengan cepat memeriksa keadaan Elena. Adam memutar pedangnya, memastikan tidak ada ancaman lain di sekitar mereka. Set

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD