TIGAENAM

1628 Words

Ahra mengikuti nathan yang tadi pergi begitu saja. Nathan memasuki kamarnya tetapi ia tidak menutupnya, ahrapun ikut masuk kedalam kamar nathan. Tetapi ahra tidak melihat batang hidung nathan sama sekali. Ia mendengar suara gemricik air dari dalam Toilet. Ahra fikir nathan sedang berada ditoilet. Tok..tok..tok.. "Nathan, kamu didalem." "Iya, kenapa... Mau ikut?"pertanyaan nathan sontak membuat ahra membulatkan matanya. "Enggak."jawab ahra dengan cepat, ia langsung berjalan dan duduk di kursi sebelah ranjang nathan. Tidak lama kemudian nathan keluar dengan muka yang basah akibat terkena air. "Kamu gak papa kan."tanya ahra saat nathan duduk disisi ranjang depan ahra. "Emang aku kenapa?" "Ya, tadi kamu tiba tiba pergi gitu aja, aku kan khawatir." "Aku gak papa kok sayang. Inikan har

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD