maaf

256 Words
Setelah pulang dari puskes desa , banyak sekali orang yang menatap ku aneh . Ya bagaimana tidak , perempuan yang dikenal baik dan sopan kini sedang mengandung . mengandung saat belum menikah , mencoreng nama baik keluarga dan nama desa mereka . " Dasar , engk tau malu . sok jual mahal ngk tau nya hamil diluar nikah !!" ucap mereka seraya menatap ku sinis , Aku tak kuasa menahan tangis dan malu , yang tak kutahan kan lagi , ketika mereka juga menghina orang tua ku. *** " kenapa kamu menangis!!" bpk berbicara dengan nada dingin , masih ku lihat dengan jelas sorot kekecewaan dimatanya " sudah tau kesalahan kamu ??? menyesal dengan perbuatan mu sendiri , sekarang kamu mengandung bayi , yang bpk sendiri tidak tau benih siapa yang kamu kandung !!" bpk sedikit menekan kata-kata nya , yang membuat ku semakin terpuruk dan jatuh " maaf pak , maaf ayu salah , ayu tidak menepati janji ayu kepada bpk dan ibu , maaf " ucapku memohon seraya menangis . " siapa nduk , siapa bpk dari anak yang kamu kandung , jujur dengan ibu dan bpk !" ya Allah setelah ku hancurkan martabat dan harga dirinya , bahkan ibu masih berbicara lembut pada ku , aku salah telah membuat wanita yang sangat menyayangi ku dan mencintai ku terluka dan kecewa . " Mas Ridwan " ucapku pelan , aku lihat ibu dan bpk kaget dengan nama yang aku ucapkan , bagaimana bisa pemuda yang sangat sopan itu menghancurkan anak yang sangat dicintainya .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD