BALASAN RASA KECEWA

1686 Words

“Ren, kamu lagi ngapain, si!?” Teriakan mamanya terdengar, membuat Karenina yang sejak tadi melangkah mondar-mandir di dalam kamarnya lantas berhenti.   “Kenapa, Ma?”   “Loh! Kok kenapa?”   Karenina meringis, merasa bodoh dengan dirinya sendiri. Namun, saat ini dirinya sungguh sedang bingung.   “Itu Nak Alfanya udah mau sejam loh di luar. Kamu ngapain masih ngedekem di kamar?”   Karenina tidak menjawab, ia malah menggaruk kepalanya yang mendadak gatal. Belum berniat keluar untuk menemui Alfa, karena memang ia bingung harus bersikap seperti apa. Jujur saja sekarang perasaan senang mendominasi hatinya. Ada rasa lega bercampur malu, serta ada kekesalan yang juga terselip, karena Alfa membuat hal kecil menjadi sebuah kesalahpahaman yang ia tangisi. Air mata yang selama ini ia kelua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD