Ben yang saat itu dipuji oleh Ster karena yang dilakukannya selalu saja membuat Ster puas langsung saja memuji kerja bagusnya, tapi tentu saja meskipun begitu Ben tidak sombong tapi dirinya malah merendah dan menjawab dengan sopan.
"Semua ini sudah menjadi tugasku guru, aku tentu saja harus melakukan apa yang kau katakan dengan baik dan benar sehingga tidak sampai membuatmu kecewa apa lagi sampai membuatmu jadi kurang percaya padaku. Terima kasih jika apa yang aku lakukan ini membuatku senang dan puas guru, aku jadi benar-benar tak terlalu malu harus tetap tinggal disini karena bisa membantumu," jawab Ben, merendah.
"Ya Ben tentu saja, tak usah merasa malu Ben lagi pula kau bisa ada disini dan sampai tinggal disini bukan karena kau yang memaksa juga kan? semua ini karena kesepakatan dan karena tawaranku juga, jadi tentu saja kau tak perlu sampai merasa malu karena tinggal disini Ben," ujar Ster.
"Ya haha baiklah guru, terima kasih banyak," jawab Ben. "Baiklah jika seperti itu guru bagaimana kelanjutan mengenai Shen yang sudah bulat ingin ikut berolahraga disini? dia ingin tahu mengenai biaya yang harus dia keluarkan ketika dia ikut berolahraga disini guru, dan tentu saja mungkin ada sebuah aturan yang harus dia ikuti agar tak melanggar dan membuat perguruan ini tidak baik dimata orang lain," tanya Ben.
"Ya Ben kau benar, itu yang ingin aku tanyakan kepada guru," ujar Ben, sambil mengalihkan perhatiannya ke arah lain karena kaget dengan tiba-tiba Ben melihat ke arah Shen yang sedang tersenyum melihat ke arah wajahnya saat itu.
"Ya baiklah jika seperti ibu Ben. Untukmu Shen sebenarnya tak ada peraturan yang terlalu mengikat semua murid termasuk kau Shen yang sepertinya akan menjadi bagian dari perguruan ini saja. Hanya saja bersikap sopan dan rajinlah jika berlatih disini tapi itu untuk muridku yang mengikuti latihan beladiri, kecuali Ben karena dia sudah seperti asistern pribadiku justru akulah yang harusnya minta maaf kepadanya karena aku yang selalu memiliki tugas untuknya sehingga dia tak bisa ikut berlatih dengan teman-temannya. Maaf Ben," ujar Ster.
"Haha tak apa-apa guru, lagi pula kau tak terlalu menyuruhku banyak hal dan aku bisa ikut berlatih guru jadi tentu saja ini semua tidak sampai membuatmu bersalah guru," ujar Ben.
"Yah baiklah Ben terima kasih. Dan untukmu Shen sekarang kita lanjutkan pembicaraan kita mengenai peraturan, seperti yang aku bilang tadi tak ada yang khusus atau mengikat murid yang berlatih atau ikut berolahraga disini, hanya saja yang aku titipkan kepada kalian semua yang ikut menjadi bagian dari perguruan ini jagalah nama baik perguruan ini, jangan sampai kalian mencemarkan nama baik perguruan ini dengan menggunakan apa yang sudah kalian pelajari di perguruan ini dengan hal yang negatif. Hal negatif seperti kalian menggunakan ilmu bela diri yang kalian pelajari disini untuk menghajar, melakukan penganiayaan, pengrusakan apa lagi sampai menggunakan ilmu yang kalian pelajari dari sini untuk tawuran dan sok jago. Itu yang paling aku tidak ingin ssmpai dengarkan merusak nama baik perguruan ini dengan kalian yang melakukan masalah. Kau paham sampai disini Shen?" ujar Ster menjelaskan mengenai peraturan, dan bertanya.
"Ya aku mengerti dengan apa yang kau maksudkan guru, dan tentu saja meskipun kau tidak mengatakan mengenai hal ini aku tak mungkin sampai menggunakan ilmu yang sudah aku dapatkan darimana pun untuk membuat masakan guru. Aku tentu saja akan menghormati semua peraturan yang ada disini," jawab Shen.
"Ya bagus Shen. Aku percaya kepadamu, dan tentu saja karena kau adalah orang yang Ben bawa aku akan sangat percaya kepadamu jika kau adalah orang baik Shen," ujar Ben. "dan selanjutnya karena menurutku disini tidak ada peraturan yang mengikat tentu saja yang selanjutnya aku akan jelaskan mengenai uang yang harus kau keluarkan ketika menggunakan fasilitas disini. Tapi sebelum itu aku akan katakan dulu, jika kau sudah masuk kemari mau kau ikut atau tidak berlatih bela diri atau kau hanya ingin ikut berolahraga saja disini, kau akan mendapatkan tagihan yang sama Shen. Kau paham? dan bisa menerima itu?" tanya Ster.
"Y-ya baik guru, aku paham dengan semua itu dan menerimanya. Jadi selanjutnya berapa biaya yang harus aku keluarkan?" tanya lagi Shen.
"Baiklah jika seperti itu kau sudah menjawab siap dan menerima dengana apa yang aku katakan. Dan sekarang aku akan katakan mengenai biaya yang harus kau keluarkan Shen, dan biayanya tenang saja kau tak perlu khawatir karena kita tidak mengeluarkan tarif yang tinggi untuk menggunakan fasilitas berolahraga disini Ben. Dan untukmu khusus aku hanya minta kau berikan saja uang kepada Ben, berapapun kau sanggup setiap kau menggunakan fasilitas disini lalu aku anggao kau membayar tagihan karena sudah menggunakan fasilitas berolahraga disini Shen," ujar Ster.
"Apa guru? apa kau tak salah bicara? tapi kau tak perlu sampai melakukan hal seperti ini karena aku,"
"Cukup Ben, kau tak usah bicara hal yang lain lagi apa lagi mencoba untuk membantah apa yang aku katakan kepadamu sekarang. Yang penting adalah sekarang kau jadi memiliki sebuah tanggung jawab untuk membantu mengurus teman-teman mu di perguruan ini. Kau sudah benar-benar menjadi asisten pribadiku Ben, jadi ketika aku melatih teman-teman mu maaf waktuku untuk ikut berlatih akan sedikit terganggu karena kau harus membantuku, dan tentu saja kau juga akan bertanggung jawab untuk membantu Shen ketika dirinya akan berolahraga ataupun mungkin saja ingin ikut berlatih bela diri di perguruan ini Ben. Kau paham kan?" ujar Ster, menjelaskan mengenai tugas Shen sekarang ini yang benar-benar sudah Ster angkat sebagai asisten pribadinya di perguruan tersebut.
"Tapi apa ini tidak berlebihan guru? maksudku kenapa kau biarkan Shen membayar biara menggunakan fasilitas disini kepadaku? meskipun kau berniat untuk memberikanku upah tapi tapi tentu saja tidak perlu sampai uang tagihan yang harus Shen bayar ke perguruan ini, menjadi sepenuhnya kepadaku guru. Aku tentu saja tak bisa menerimanya karen ini terlalu besar untukku," ujar Ben, mencoba menolak.
"Baiklah dengarkan aku Ben, aku memang mengatakan jika Shen bisa membayar tagihan untuk setiap kali dia menggunakan fasilitas ini kepadamu tapi aku tidak mengatakan tarif wajib yang harus dia bayarkan kepadamu seperti teman-temanmu yang lain kan Ben? dan tujuanku seperti ini karena alasan yang memang jelas Ben, dan alasan yang pertama adalah Shen hanya bicsra ingin ikut berolahraga meskipun kedepannya dia ingin ikut berlatih bela diri tentu saja dia tak akan selalu ikut seperti teman-temanmu yang lainnya membayar penuh fasilitas yang dia gunakan disini, lalu selain itu karena dia adalah orang yang kau bawa kemari kau perkenalkan perguruan ini tentu saja kau akan mendapatkan imbalan karena sudah membawanya dan membuatnya menjadi bagian dari perguruan ini. Jadi Ben, sekarang tak ada yang perlu kau katakan lagi apa lagi bicara mengenai kau yang ingin menolak perkataanku ini, semuanya sudah aku putuskan dengan bulat jadi untukmu Ben tidak perlu ditanyakan lagi," ujar Ster. "dan kau Shen, tentu saja kau sudah mengerti kan dengan apa yang sudah aku katakan padamu ini?" tanya Ster.
"Y-ya guru aku mengerti dengan apa yang sudah kau katakan ini, dan tentu saja aku sudah mengerti dengan sangat jelas mengenai tagihan yang harus aku bayarkan setiap menggunakan fasilitas di perguruan ini. Terima kasih guru, kau memang memberikanku kebebasan mengenai tagihan yang harus aku lakukan ini guru tapi kau tak usah khawatir karena meskipun begitu aku akan berpikir dengan baik mengenai bayaran yang harus aku keluarkan ketika menggunakan fasilitas disini guru,"ujar Shen.
"Ya bagus Shen, jika seperti itu kita sudah mendapatkan kesepakatan kan dan tentu saja karena sudah sepakat seperti ini sekarang kau bebas akan melakukan apapun," ujar Ster. "oh ya Ben, aku sudah bilang kan jika tanggung jawabmu sekarang sudah bertambah dan tanggung yang aku bicarakan tentu saja mengenai Shen. Antarkan dia kemanapun jika dia ingin berkeliling atau kembali mengunjungi salah satu tempat di perguruan ini Ben, dia tanggung jawab berhargamu jadi jangan sampai dia kecewa dengan pelayanan di perguruan kita sekarang ini Ben. Kau paham kan?" jelas Ster mengatakan mengenai tanggung jawab Ben yang bertambah saat ini.
"Ya baiklah guru, aku benar-benar sangat mengerti dengan apa yang kau katakan itu. Terima kasih untuk semuanya guru, aku akan melakukan hal yang menjadi tanggung jawabku tentu saja," ujar Ben.
"Baiklah selamat tinggal Ben aku harus kembali melatih mereka di sisa waktu sore ini," ujar Ster, sambil pergi meninggalkan Ben dan Shen.
"Wow jadi apa sekarang aku harus memanggilmu senior Ben? haha," tajya Shen, bercanda menggoda Ben.
"Ah kau ini Shen, tak usah berlebihan. Panggil saja seperti kau memanggilku sekarang Shen, tak usah berlebihan," jawab Ben.
"Jika dikampus mungkin aku akan memanggilmu seperti itu, tapi kaaf Ben jika di perguruan tentu saja aku harus bisa lebih menghargaimu dengan memanggilmu dengan naka senior atau mungkin kakak. Ya kan?" tanya Shen, masih saja dengan nada bicara bercandanya dan menggoda Shen tentu saja.
"Heuh dasar kau, yasudah terserah kau saja Shen," jawab Ben. "karena kau sudah resmi menjadi bagian dari perguruan ini tentu saja aku akan melakukan apa yang guru katakan tadi, jadi kau ingin kembali berkeliling disini mungkin ingin kembali mengunjungi salah satu ruangan berlatih disini Shen? aku akan mengantarmu," ujar Ben.
"Wow, senior kau baik sekali. Aku memang begitu terpesona melihat salah satu ruangan di perguruan ini senior dan yang aku maksudkan adalah mengenai balkon perguruan ini senior, aku masih ingin berada disana. Jadi bisakah kau mengantarkanku lagi untuk melihat dan menikmati lagi suasana disana senior?" tanya Shen, terus saja memanggil Ben dengan kata senior.