Sena terkejut melihat kedatangan mama Aldric ke rumahnya, si kembar sendiri yang melihat mamanya Aldric langsung berlari memeluknya. Mamanya Aldric langsung bertanya apa yang terjadi dengan Sena dan Aldric. Sena enggan bercerita. Percerainnya dengan Aldric adalah pukulan terberatnya. Karena Risa terus mendesaknya. Akhirnya Sena buka mulut. Dia hanya lelah dan jengah dengan sifat Aldric yang suka marah-marah apalagi waktu dia tau Aldric memukul putra mereka. Sena lelah. Ia butuh seseorang untuk mendengarkan perasaannya. Dan Aldric tidak ada disisinya. Ia bahkan baru sadar jika selama ini Aldric tidak tidur dirumah. Dan ketika ia hendak mencuci baju Aldric. Baju itu bau parfum perempuan. Dan itu bukan parfumnya. Sena bingung, ia akhirnya telfon Ryan dan curhat. Tapi Aldric malah salah faha

