Tak terasa hari ini adalah hari Ryan berwisuda. Sena datang bersama Aldric dan kedua putranya. Aldric menggendong Elias sedangkan Elios berada di kereta dorong. Sena membawa buket bunga bersama Caca dan teman-teman yang lainnya. Sena putri Ryan yang melihat Caca langsung menyapa perempuan itu. Melihat Gea ia juga menyapanya. “Mama Sena.” Panggilmya ke Sena. Karena mood Aldric membaik. Ia pun membiarkan anak Ryan memanggilnya mama. Orangtua Ryan yang melihat Sena bersama suami dan putranya langsung menghampiri putra Sena. “Mana nih yang Elias yang Elios?” “Aku Elias nenek.” Kata Sena bak anak kecil sembari menggerakan tangan putra bungsunya itu. “Elias Salim sama nenek.” Kata Sena Orang tua Ryan mengambil tangan Elias lalu membelajarinya untuk menyalaminya. Elias tak menolaknya.

