Dukungan

345 Words
Sisi melirik jam tangannya, sudah hampir jam sembilan. Setengah berlari menuju gedung belakang dan segera naik ke lantai tiga. Dihembuskannya nafas melihat Miftah dan Ito masih di ruang tunggu. " Sy ... " Sisy duduk disamping Miftah " Siapa yang duluan ?" " Bareng kayaknya, beda penguji. " Sisy menatap Ito yang sok tenang disamping Dewi , " Good luck" ujarnya tanpa suara. Ito mengacungkan jempolnya. " Terima kasih kamu disini." Sisy tersenyum , " aku cuma disini. " " Ini lebih dari cukup. " ... karena aku tidak berani berharap lebih selain berada didekatmu ... digenggamnya tangan Sisy, tersenyum ketika gadis itu menepuk lembut punggung tangannya ... kamu tidak mengerti betapa berartinya ini bagiku ... Ito bertatapan dengan Dewi " Kasihan .... dia gak berani meminta dukungan secara langsung seperti ini. " ditepuknya tangan mereka yang bertaut diatas pahanya "Kok jadi kamu yang gugup sih ?" Dewi tersenyum , " Miftah sudah bersyukur banget dengan keberadaan Sisy disini. " " Dia memang begitu. " " Kamu ? " Ito tertawa kecil " Aku mensyukuri apa yang ada disampingku sekarang," ujarnya sambil berdiri ketika namanya dan Miftah dipanggil , " Doain ya ... " Sisy beralih ke samping Dewi begitu pintu ruangan tertutup , " Tegang ya ?" " Iya, perutku sakit. " Sisy tertawa ringan , " Tenang saja, mereka pasti bisa. " " Aku tahu. " didekatkannya kepala , " Kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan buat Miftah ?" bisiknya, berusaha agar Iskandar dan Rika di dekat jendela tidak mendengar. Sisy menggeleng " Sama seperti aku support Kang Ito. " " Buat kamu .. buat dia ini besar artinya." Sekilas Dewi mendapati Iskandar tengah menatap mereka , " Sepertinya Iskandar juga punya pemikiran yang sama. " " Yah ... kalau itu bisa membantu. " keluhnya, menatap Iskandar dan menemukan sinar cemburu disana ... Hey, mengapa pandanganmu seperti itu ? Gak usah mulai lagi .... Iskandar meringis melihat gadis itu melotot menegurnya tanpa suara " Maaaaaf " ucapnya tanpa suara. Menghela nafas berusaha menekan perasaannya. Rika menunduk mempermainkan jemarinya, mencoba untuk tidak cemburu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD