Richard mengusap dagunya seraya tersenyum smirk ketika membaca pesan dari anak buahnya. Ya, katakanlah dia licik karena itu sangat benar. Sudah tiga malam tidur bersama Glory dan sepertinya dia kecanduan. Dan dengan liciknya dia mempengaruhi neneknya agar tinggal lebih lama di rumah mereka. Sial baginya, karena setelah neneknya setuju, dia baru melihat jadwal dinas Glory dan tersisa satu malam lagi kesempatan dia tidur bersama karena Glory akan berganti shift. Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan curi-curi peluk dan kecup-kecup, dia menyuruh asistennya untuk mengubah jadwal Glory. Memperpanjang dinas paginya satu minggu ke depan. Dan pesan yang dia baca sekarang adalah konfirmasi bahwa jadwalnya sudah di ubah. "Hahaha, akhirnya aku bisa menunjukkan kekuasaanku padamu. Selama ini mul

