10. SATU MACAM

1215 Words

Glory melangkah dengan tenang, saat tiba di pinggir kasur, dia menarik selimut lalu merebahkan dirinya tepat di samping Richard yang masih duduk bersandar di headboard kasur. "Matikan lampunya kalau mau udah selesai," ujar Glory seraya memiringkan badannya dan memunggungi Richard. Dia tidak bisa berbuat apa-apa ketika nenek Richard berkata bahwa dia akan tidur di kamar Richard saja. Tentu saja pilihan itu membuat Richard harus tidur di kamar Glory karena tidak mungkin juga mengusir pria itu ke kamar yang tadi sudah di bersihkan oleh Glory. Tanpa menunggu waktu lebih lama lagi, Richard segera mematuhi perintah Glory. Dia bangkit dan menekan saklar lampu kemudian dia kembali ke ranjang. Sebelum dia membaringkan tubuhnya, terdengar helaan berat dari mulutnya. Mungkin karena dia tidak suka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD