17. Cemburu

2279 Words

    “Tidak… tidak… bagian itu harus lebih diberikan penekanan. Ucapkan dengan lebih serius karena itu poin pentingnya.” Pagi itu Anya mempersiapkan Je untuk berpidato lagi untuk kesekian kalinya. Ia ingin agar Je terlihat berwibawa di depan para undangan dan khususnya para awak media. Ini adalah sebuah acara yang besar untuk Je. Bisa dibilang semacam inaugurasi Je sebagai pimpinan tertinggi dalam perusahaan ini.      Sally jelas senang mendengar putranya menyanggupi memberikan sambutan di depan umum. Yang Sally tahu putranya selalu menghindari media massa entah karena apa. Kini anak sulungnya itu bahkan berlatih bersama dengan Anya di dalam ruangannya. Senyum Sally terbit saat melihat keduanya berlatih di dalam sana.      “Apa mau saya umumkan kedatangan Anda, Ma’am?” tanya Desmond membe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD