Al bosan. Sudah satu minggu dan ia belum juga mendapat libur. Hari ini ia baru saja pulang dari Milan, dan besok harus terbang ke London! Satu yang ingin dilakukannya sekarang adalah menemui Harper, bukan fashion show. Ia sudah membelikan oleh-oleh untuk Harper. Satu set parfum dari Chanel. Ia tahu Harper penggemar Chanel. All of Chanel things! Andai kemarin ada Harper di sisinya, akan dibelikannya semua yang gadis itu inginkan. Semuanya. Al meraih ponselnya dan mencari nomor Harper. Ia begitu ingin mendengar suara gadis itu. Dering keempat, Harper mengangkat teleponnya. “Apaaaa?” Jawab gadis itu malas-malasan. Al tersenyum, gadis itu pasti sedang cemberut. Wajahnya yang cantik itu akan bersungut-sungut hingga membuat Al tidak tahan untuk mencubitnya.

