Bab 22

1088 Words

22 Siang itu, Lilakanti baru akan keluar dari ruang kerja, ketika seorang pria berkemeja cokelat memasuki ruangan. Lilakanti terpaku sesaat, sebelum mempersilakan tamunya duduk. Perempuan bersetelan blazer biru muda, kembali menempati kursinya. Dia berpura-pura membereskan meja kerja, sembari menunggu lelaki di kursi seberang mengatakan sesuatu. "Kamu sudah makan, La?" tanya Baron. "Belum. Ini, aku baru mau keluar," jawab Lilakanti. "Bareng, yuk? Sudah lama kita nggak makan sama-sama." Lilakanti mengangkat alisnya. "Aku nggak salah dengar, nih?" "Enggak. Aku datang ke sini memang mau ngajak kamu keluar." "Hmm, aku lagi malas jalan jauh." "Lalu, mau cari makan di mana?" "Di sebelah kanan ada warung makan. Aku mau ke sana." "Oke. Aku ikut." "Yakin mau makan di tempat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD