"Ini cara kamu mengikat aku?!!" Marah Gita. Perempuan itu berjalan mondar mandir sibuk sendiri dengan rasa bercampur aduknya. Sejak mengenal Bramasta, dia senang bukan main bisa terlihat bagus dimata kedua orangtuanya. Belum lagi fakta bahwa Asta adalah lelaki amatiran masalah hubungan dengan perempuan, Gita makin senang. Gita pikir semuanya akan berjalan sesuai dengan apa yang diingininya. Pertama, uang. Tentu saja karena kekayaan yang keluarga Asta miliki akan diturunkan pada lelaki itu, jika mempertahankan hubungan dengannya sudah pasti Gita bisa mendapatkan apapun yang dia mau. Kedua, pandangan orang. Gita jelas penipu ulung. Rekan Kantor memang tidak banyak bicara mengenai perilakunya jika bersama teman karibnya yang... berandalan. Penilaian orang kantor banyak berubah seiring d

