Melihat Langit yang menampakkan kelabu, Anggini memberitahu sang suami agar membawa pakaian tebal untuk berjaga-jaga. Wanita itu juga bergerak cepat menaruh pakaian ganti ke dalam tote bag agar sang suami tidak kesulitan jika telanjur pakaiannya basah terguyur hujan nantinya. Kegiatan heboh yang sebenarnya tidak perlu, sebab Asta seharusnya memang bisa mengurusnya sendiri. "Sayang... perut kamu--" "Untung aku bawa baju cadangan banyak buat kamu. Kalo nggak, mendung mau hujan begini bisa kuyup nanti." Asta sebenarnya tidak mendengarkan dengan jelas mengenai ocehan sang istri. Yang pria itu pedulikan adalah perut Anggini yang semakin besar dan wanita itu bergerak kesana kemari seenak hati. Meski begitu, kepanikan alami yang Anggini lakukan memanglah sangat lucu serta menggemaskan. "Ak

