23. Seperti Terlahir Kembali

1123 Words
Bila nanti, datang waktu di mana kau mulai mencintaiku sementara aku sudah berhenti mencintaimu. Kuharap pada saat itu, aku tak menyesal karena sudah melupakanmu. Sebab kamulah yang memulai semuanya. *** Biarkan mengalir, mengikuti arus, hanyut, dan tak terlihat lagi oleh mata, kemudian menghilang. Prinsip yang sedang berusaha dipegang teguh oleh Lisa, si sulung dari keluarga Hogward. Entah sudah berapa kali Lisa mencoba, sekeras apa dia berusaha, dia harus terus bergerak meninggalkan cinta yang hanya merupakan suatu pembodohan saja. Hubungan yang menjadikan dia seorang pecinta t***l yang tak ada bedanya dengan b***k yang menyedihkan. Cinta sepihak itu memang seperti ini, ketika terjerat dan masuk ke dalamnya, seseorang bisa melupakan segala hal. Rasionalitas dan juga kepekaan akan apa yang ada di sekitarnya. Lisa tak menampik jika selama ini dia bertindak seperti seorang b***k cinta yang rela mengikuti kemana saja kekasihnya pergi, menunggu dan menyodorkan minuman di setiap latihannya, menyiapkan bekal untuk makan siang sang pemuda. Sementara pemuda yang diberikan perhatian yang tulus itu, sama sekali tak melihat setiap usahanya. Apakah cinta sepihak selalu berakhir seperti ini? Tak ada cinta yang bersambut untuk seseorang yang sedang memperjuangkan apa yang benar menurutnya? Banyak yang mengatakan jika perempuan hanya boleh menunggu, tapi tak ada seorang pun yang mengatakan bahwa perempuan juga harus bergerak mengikuti kata hatinya. Termasuk kisah cintanya sendiri. Lisa terlambat menyadari semua hal ini, setelah beberapa tahun dia dan pemuda itu menghabiskan waktu berdua bersama-sama. Dia baru sadar jika dia hanya si figuran yang melakoni kisah cinta sepihak. Cinta yang bertepuk sebelah tangan selalu tak berakhir bahagia, itulah yang dikatakan oleh orang-orang, dan faktanya itu memang sebuah kenyataan. Lisa yang dengan tulus menyukai Dino, tanpa peduli perlakuan tak menyenangkan yang selalu dia terima dari pemuda yang dia cintai, dan dengan tak beruntungnya tidak menjadi pilihan hati dari seorang Dino Leckner, orang yang telah dicintainya sejak lama. Lisa sejatinya patut bersyukur, karena mulai sekarang dia harus berjalan ke arah yang lebih terang, berbalik dari cintanya semula, dan mengambil jalan yang berbeda dari apa yang saat ini dipilihnya, karena semenjak perpisahannya dengan Dino, takdir mereka berdua sudah diputuskan. Dino yang tak pernah menaruh perasaan untuk Lisa, dan kebersamaan mereka yang tak ada artinya bagi pemuda itu. Meski sudah berusaha menyingkirkan bayangan sang pemuda, nyatanya Lisa tak bisa menepis fakta bahwa dia masih sangat merindukan Dino. Memang tak akan mudah melupakan seseorang yang telah lama berada di hati, dan itulah yang Lisa rasakan selama ini. Jatuh cinta itu berat, terutama jika cinta itu telah berlangsung cukup lama. Di waktu-waktu tertentu, tanpa sepengetahuan sang ayah, Lisa akan duduk merenung di dekat jendela kamarnya. Duduk di kursi, seraya menyandarkan tangan sembari menatap jendela kamar di rumah seberang. Menatap sendu seraya memikirkan apa yang sedang dilakukan oleh pemilik kamar itu. Apakah Dino juga memikirkan apa yang sudah mereka lewati selama ini? Apa pemuda itu sudah merasa bahagia setelah berpisah darinya? Memang, dari semua kenangan antara Lisa dan pemuda itu, Lisa lah yang selalu mencoba menunjukkan rasa cinta di hatinya, dialah sang pecinta. Dino sama sekali tak pernah berperan dalam kisah cinta yang berjalan sepihak itu. Pemuda Leckner ini malah menjadikan Lisa Hogward sebagai dalang yang mengatur alur dari kisah yang tercipta di antara mereka berdua. Sedangkan Dino sendiri, tak banyak bersuara ketika bersama Lisa, tapi aktif ketika sudah bersama yang lain. Bukankah ini sudah jelas? Menandakan bahwa Dino sama sekali tak menginginkannya? Adil kah seperti ini? Bagi Lisa yang selama ini hanya fokus bertahan di sisi Dino, dia sama sekali tak menyadari apa yang didapatnya ini adalah sebuah ketidakadilan. Gadis itu melihat dari sudut pandang yang mengatakan cinta akan datang karena terbiasa, seiring berjalannya waktu, Dino pasti akan melihat usaha dan membalas perasaannya. Untuk itulah, Lisa berusaha hadir di samping Dino di setiap saat, dengan maksud agar Dino sendirilah yang akan melihat segala usaha dan akan mulai mencintainya. Terkadang, seseorang akan melihat ketulusan kita ketika tak lagi bersama. *** Doran tahu jika hubungan di antara putri sulungnya dengan si bungsu dari keluarga Leckner tak pernah berjalan baik sejak awal. Pria paruh baya itu tak menepis fakta bahwa dia begitu bahagia saat tahu putrinya yang pemalu itu sudah berani menunjukkan perasaannya untuk pertama kalinya, semenjak ia bisa mengingat kapan Lisa bertindak seperti itu. Terakhir keberanian Lisa yang diingatnya adalah saat di mana dunianya hancur berkeping-keping setelah ditinggal oleh kekasih yang dicintai, saat di mana dia menunjukkan sisi terburuk seorang figur ayah yang putus asa kepada anak gadisnya. Sungguh dia merasa malu, sekaligus bangga di akhir penyesalannya. Rasanya seperti baru kemarin Doran melihat dan mendengar pernyataan Lisa tentang apa yang dirasakannya kepada seorang Dino Leckner, anak tetangga yang orang tuanya begitu ramah terhadap keluarga kecil mereka. Apa pun tentang pemuda minim ekspresi itu, pastilah Lisa akan menceritakan segalanya pada sang ayah. Semuanya, tak terkecuali. Doran masih ingat, akan ada rona merah yang berkumpul di pipi putih bak porselen milik putrinya yang pemalu itu, kalimat terbata-bata yang tak begitu jelas tertangkap indra pendengaran karena terlalu kecil, dan sinar kebahagiaan yang terlihat jelas terpancar di kedua mata Lisa sewaktu bayi. Masa-masa itu begitu luar biasa, bahkan dia sebagai seorang ayah masih bisa menceritakan mulai dari awal sampai akhir, jika ada seseorang yang memintanya untuk mengatakan tentang itu semua. Mungkin saja, jika dia dulu lebih mengutamakan kata hatinya dan tak mementingkan perasaan cinta anaknya yang begitu dalam kepada seorang lelaki muda, tentu dia pasti akan melarang anak gadisnya itu untuk tetap berada dalam hubungan tak sehat bersama dengan si bungsu Leckner, pemuda yang terlihat seperti terpaksa dan tak ikhlas menjalani kisah cinta bersama sang sulung Lisa Hogward. Bukan berarti pria yang tak lagi muda itu tak memikirkan tentang dengan siapakah anaknya akan menjalin hubungan. Dia diam bukan berarti tidak menyukai Dino, tidak pula karena tak suka dengan kelakuan pemuda itu yang menurutnya tak pantas, ini lebih dikarenakan Doran tak menemukan rona bahagia dan ekspresi senang yang sama dengan anak gadisnya, hadir di wajah sang pemuda. Doran tahu jika laki-laki tidak akan mudah mengekspresikan apa yang mereka rasakan, tapi bahkan untuk seorang Doran yang dikenal tak begitu peka dengan seseorang sekalipun, ia jelas mengerti jika kemungkinan terburuknya adalah putrinya terlibat dalam kisah cinta yang hanya berjalan pada satu sisi saja. Tak seperti hubungan normal yang sering dialami oleh remaja kebanyakan. Ya, Lisa dan Dino tak seperti sepasang kekasih yang baik-baik saja. Mereka tak terlihat seperti pasangan yang mencintai satu sama lain, kecuali memang putrinya. Sebab Doran tahu, jika Lisa begitu memperhatikan Dino lebih baik dari siapa pun. Meskipun begitu, Doran tetap tak mau merusak kebahagiaan Lisa, dia sudah pernah memberi kenangan buruk pada gadis baik itu karena tindakan bodohnya di masa lalu. Oleh karena itu, walau tindakan yang dia ambil selanjutnya adalah seratus persen salah, laki-laki berkumis tipis itu memutuskan untuk tak melarang anaknya untuk bebas mencintai siapa saja. Sebab Lisa berhak untuk memilih lelaki yang ia cintai.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD