Setelah malam itu, Max kembali menghilang dari pengawasan Hanna. Sulit mendapatkan perhatian suami di saat dirinya butuh seperti sekarang ini. Padahal, usia kehamilannya sudah semakin tua. Aw, seperti sore ini, ada kontraksi yang muncul sejak beberapa jam yang lalu. Hanna merasakan cengkraman luar biasa di sekitar perut dan pinggangnya. Hanna cukup panik karena usia kandungannya pun baru memasuki bulan ke tujuh. Hanna sadar, kalau selama ini dia terlalu banyak melamun dan memikirkan nasib anaknya kelak. Hanna juga tersiksa dengan rasa rindu yang hebat terhadap suaminya. "Duh, kenapa yaa ... apa kamu baik-baik saja di dalam sana, Nak?" gumam Hanna sembari memberikan sebuah usapan halus pada perutnya. Hanna berpegangan pada teralis tangga, agar dia kuat dan tak tergelincir karena

