ADAM, cowok berwajah campuran bule dan oriental itu melirik cewek di sampingnya. Sejak tadi keponakannya itu nyerocos nggak berhenti. Adam cuma dengerin. Toh Alee lagi butuh di dengerin, bukan dihujat. Saat ini mereka tengah duduk di sebuah cafe, favorit Adam bila pulang ke Indonesia. Sesekali Alee sesegukan dan menyeruput strawberry float-nya. "Alee ikut ke Kanada ya?" "Huh? Ngapain? Hei, lari bukan solusi." Adam nepuk kepala Alee pelan. Alee memberengut, kesal. "Bunda sama Ayah udah gak asik. Main larang mulu," kilahnya. "Ya pasti dilarang dong. Wong kamu suka sama Om sendiri. Ibarat nih, kamu suka sama Om Adam," sahut Adam. "Di kita hal itu gak boleh, pamali. Ada aturan dan alasannya kok, jadi gak se-ngadi-ngadi juga tuh yang bikin aturan." imbuhnya. "Ahhh, Om Adam juga sama

