''cici, kamu benar-benar membuatku terkesan. Kamu masih bisa berhubungan dengan seorang pria meskipun kamu sudah menjadi seperti ini.''
Xaverios tersenyum sinis, dengan suaranya sangat dingin.
''Apakah kamu tidak menginginkan uang untuk membiayai operasi Harun? Jika kamu mematuhiku, aku bisa mengampuni nyawanya, jika tidak, dia akan mati lebih buruk daripada Lily.''
ujar xaverios lagi sedikit mengancam
Cici menggenggam tangannya dan tubuhnya gemetar tak terkendali.
Ya, selama sebulan lama nya cici telah bekerja keras untuk menghasilkan uang hanya untuk membiayai operasi harun yang lumpuh.
Seharusnya tidak terjadi apa-apa pada Harun.
Cici juga telah berjanji pada orang itu bahwa dia akan menjaga Harun dengan baik.
Dan ia tidak boleh membiarkan apa yang telah terjadi menimpa Lily terjadi pada harun.
Cici lalu berjalan menghampiri meja di depan nya dan mengambil mangkuk mie buatan xaverios lalu memakan secara perlahan ke dalam mulutnya, dan memohon belas kasihan:
''xaverios, aku tahu aku salah. Aku mohon, jangan sentuh harun, baik lah aku akan makan mie buatan mu''
Xaverios membuat mie dengan tangannya sendiri. Ini adalah pertama kalinya cici memakan apa yang dibuat oleh xaverios, tapi cici tidak bisa merasakan mie bercampur air mata..
hanya terasa pahit,dan susah untuk menelan nya
Cici yang ingin menyuapi mie kedalam mulut nya tiba tiba pergelangan tangan nya dicengkeram oleh xaverios.
mencolek dagu cici dan menyipitkan mata lalu berkata:
''cici, kenapa kamu selalu membuat dirimu begitu rendah?''
Xaverios selalu menanyakan pertanyaan ini pada diri nya berkali-kali, tapi sayangnya, tidak ada jawaban dari mulut cici..
Cici begitu bertekad, gigih, dan menolak harga diri nya di permalukan
Namun kali ini xaverios tidak marah sama sekali.
Ia mengeluarkan semua mie dari mulut cici dan menyeka sudut bibirnya dengan handuk.
Dan berkata dengan lembut:
''Mienya sudah dingin, aku akan memasak yang baru untukmu.''
Kali ini cici tak berani menolak.
Ia mengikuti xaverios keluar ruangan tanpa alas kaki dan melihat carl dengan terampil menyiapkan mie di dapur dan membawakan nya untuk cici.
Karena sudah kelaparan,cici lalu mengambil sumpit dan memakan semua mie dalam keadaan masih panas,.
tanpa sengaja cici melihat sekilas ke arah xaverios, dan ternyata dia sedang memerhatikan dirinya
Matanya menatap sedalam sumur kuno, suram seperti kabut tebal.
Cici yang tak mau terlalu memikirkan itu lalu melanjutkan makan nya,.
tapi sepertinya tidak ada kebencian di mata xaverios ...
Setelah beberapa lama menatap cici, xaverios lalu bertanya:
''cici, di mana kamu menemukan video yang diputar waktu hari pernikahan ku?''
"Apa? Apakah kamu curiga saya telah menjebak Stella?''
Balas cici
''Apakah ada bukti lain? Lagipula tak ada bukti-bukti yang begitu meyakinkan.''
tutur xaverios lagi
Mendengar hal itu,cici tertawa sinis.
Ya, pada malam itu lima tahun yang lalu,cici keluar dari rumah Caleb lebih awal, tetapi ketika Caleb meninggal, caleb memegang foto cici dan sidik jarinya ada di belati yang membunuhnya. Cici jelas tidak melakukan apa pun, tetapi ia di tuduh telah menjadi seorang pembunuh..
Cici juga tidak dapat membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.
Sudah lima tahun berlalu, satu-satunya bukti yang bisa cici cari hanyalah video.
Namun Stella bisa menjelaskan video tersebut dengan jelas dalam beberapa kata.
Bagaimanapun,xaverios selalu mempercayai apa pun yang stella katakan.
Cici tersenyum kecut dan lemah, dia memalingkan wajahnya dan tidak mau berbicara lagi.
Lima tahun yang lalu telah merubah banyak pada diri cici. Sudutnya serta menghapus harga dirinya.
Sekarang ia hanya ingin hidup dengan baik. Cici tidak ingin mengingat apa yang terjadi lima tahun lalu lagi.
Namun,xaverios menatap cici dan merendahkan suaranya.
"cici, aku bisa memberimu waktu seminggu."
''ha?''
Cici y linglung menaiki alisnya sedikit mengekerut ke atas..
''Jika kamu dapat menemukan lebih banyak bukti langsung, saya akan mempercayai Anda.'' timpal xaverios lagi dengan berkata sedikit jelas.
Mendengar perkataan xaverios,cici tertawa sinis.
"xaverios, bukankah menurutmu sudah terlambat untuk mengatakan ini sekarang?
Dia telah tinggal di neraka selama lima tahun, dan sekarang suara dan wajahnya hancur. Apa gunanya menanyakan kebenaran?"
Cici menatap tajam ke arah carl setengah menyipit dan berkata,
''xaverios, jika saya membuktikan kebenarannya lima tahun lalu, apakah kamh akan membatalkan pertunangan dengan Stella?''
Mendengar penuturuan cici barusan xaverios seperti nya sedang berpikir..
Namun xaverios tidak menjawab, hanya memandang cici sekilas, lalu berbalik dan pergi.
Lima tahun sudah berlalu namun Cici masih seperti ini. Cici bahkan tidak ingin menipu atau membohongi xaverios soal perasaan nya.
******///*******
Beberapa hari kemudian xaverios menyuruh cici tinggal di vila pinggiran kota untuk memulihkan diri...
Xaverios tidak menyebutkan apapun tentang gudang anggur malam itu kepada Cici.
dua hari kemudian, cici menerima panggilan telepon dari sanatorium yang mengatakan bahwa sesuatu telah terjadi pada harun, jadi dia harus bergegas ke sanatorium.
Harun terbaring koma di ranjang rumah sakitnya. Dokter mengatakan bahwa ketika dia sedang duduk di kursi roda dan berjemur di bawah sinar matahari, dia terjatuh menuruni lereng. Jika tidak dioperasi, bukan hanya kakinya saja yang patah, namun ia juga mengalami kelumpuhan dalam kondisi vegetatif.
Namun kini cici sama sekali tidak mampu membayar biaya operasi yang besar. Dia bekerja keras di night klub selama sebulan dan hanya mendapat penghasilan puluhan ribu.
Bahkan Keluarga harun pun tidak mau memberi cici uang. Sekarang satu-satunya orang yang bisa membantu dia adalah xaverios.
malam ini cici kembali ke vila xaverios dengan patuh, berdandan dan diam-diam menunggu kedatangan nya..
Setelah lama menunggu tepat Pada pukul dua belas malam, terdengar suara langkah kaki dari pintu.
Pintu kamar dibuka dengan lembut. Cici tersenyum dan berbalik badan perlahan.
Dia menutupi bekas luka di wajah kiri dengan rambut panjang nya, merias wajah halus, mengenakan piyama sutra seksi, dan menatap lurus ke arah xaverios..
Xaverios sepertinya mabuk berat,xaverios berjalan terhuyung huyung mendekati cici mengangkat dagu nya lalu berkata:
''cici, trik apa yang ingin kamu mainkan?''
Tanya nya
''aku ingin menikmati malam ini bersama mu, asalkan kau sudi membantu ku membayar operasi harun''
Balas cici santai
Xaverios yang sudah di penuhi nafsu birahi lalu mengarahkan mulut nya ke leher cici dan mendorongnya ke tempat tidur.
Melihat xaverios yang sudah bernafsu cici tersenyum menawan dan berkata,
''lebih ganas sayang! Aku berjanji akan melayani mu dengan sangat nyaman.''
Dalam sekejap mereka yang sudah sama sama bernafsu lalu berbaring tengkurap seperti anj**g dan mencoba yang terbaik..
tetapi ekspresi mata xaverios sangat dingin.
Seebenar nya xaverios tahu bahwa cici melakukan semua ini demi uang
''cici, kamu benar-benar membuatku bernafsu!''
Ujar nya
Dengan raungan yang keras, pria itu tiba-tiba melingkarkan lengannya di pinggang cici dan menekannya ke bawah.
Xaverios lalu mengulurkan tangannya untuk merobek piyama yang di kenakan cici hingga berkeping-keping!
''sepuluh juta, itu tergantung apakah kamu setuju dengan harganya!''