Bab 33. Membawa Arka Pergi Jauh

1110 Words

Bab Berikutnya Beberapa minggu berlalu sejak hari itu. Rumah besar milik Sora kembali tampak tenang di permukaan, tapi bagi Jelita, setiap sudutnya terasa seperti sangkar. Ia masih diperlakukan baik—tidak ada bentakan, tidak ada larangan terang-terangan. Namun justru itulah yang paling menyiksa. Semua terasa sopan, rapi, dan dingin. Seolah-olah keberadaannya hanya sementara, seolah ia dan Arka hanyalah titipan yang suatu hari bisa diambil kembali. Pagi itu udara terasa sejuk. Matahari belum terlalu tinggi, embun masih menempel di daun-daun taman. Jelita berjalan pelan di halaman belakang dengan Arka di dalam gendongan kain yang melilit erat di dadanya. Bayi itu tertidur, pipinya memerah sehat, napasnya hangat menembus kain tipis bajunya. Langkah Jelita teratur, tapi matanya waspada. Ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD