* * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * * Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Dua hari terasa sangat cepat. Kini di pukul setengah tiga siang, Dava mendengar suara bel yang dibunyikan. Tak perlu menebak siapa karena Dava sudah membaca pesan dari Agas yang bilang dia sudah on the way sejak lima eblas menit yang lalu bersama kekasih barunya, Aya Analisa. Dava turun dan tidak menemukan ibunya di bawah. Iya, seperti yang sudah direncanakan sang ibu, bahwa Shinta memang akan ke rumah Andrew hari ini— apa lagi Andrew juga sudah tiba di Indonesia pagi tadi dan belum semput menghampiri Shinta. Dava membukakan kedua pintunya lebar-lebar dan menemukan Agas dengan seorang perempuan, Ana. “Cuman

