I Miss You

878 Words

Gafin menatap wajah mataharinya, Mina tidak pernah berubah semenjak pertemuan pertama mereka, ia masih saja cantik seperti dulu. Hanya saja sifat Mina yang berubah belakangan ini, tapi Gafin tidak pernah merasa lelah dengan perubahan Mina, ia tahu Mina sangat mencintainya, ia tahu wanita itu hanya takut untuk kehilangannya lagi. Gafin pun merasakan hal yang sama, ia takut untuk kehilangan Mina, ia tidak ingin untuk kehilangan mataharinya itu lagi, sudah cukup ia merasakan setahun penderitaan tanpa Mina di sampingnya. Ia tidak ingin hidup tanpa Mina, ia tidak ingin merasakan sesak dan rindu yang begitu menyiksa saat ia kehilangan mataharinya itu. “Gafin..kamu udah pulang”Mina tersenyum kecil dan memeluk erat tubuh suaminya itu. “Iya sayang, maaf ya aku nggak ngabarin ke kamu” “I miss you

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD