Semua kerja keras Rere selama ini terbayar lunas. Pesta pernikahan sederhana yang diimpikan oleh Melisa, berjalan dengan sangat mulus. Semua tamu undangan pasti bisa menikmati pesta yang sederhana, namun begitu mewah dipandang mata. Bukan tamu undangan saja, Marcel juga ikut terkesima atas kerja keras sang istri selama ini. Bagaimana mungkin Rere bisa mempersiapkan segalanya, tanpa absen untuk mengunjunginya ke tahanan. Bagaimana pun caranya, yang pasti istrinya itu pasti bekerja keras untuk mewujudkan ini semua. "Eh, pengantin baru. Istrinya mana?" goda Adnan. Begitu melihat Marcel keluar dari kamar, tanpa Rere disisinya. Bahkan wajah tampannya terlihat begitu berseri pagi ini. "Dia masih tidur. Ayolah kita ke depan. Melihat apa saja yang kurang, agar nanti pas penghulu datang, tida

