Farzan duduk disamping mempelai wanita. Matanya masih terpaku pada sesuatu yang mengalihkan konsentrasinya. "Saya nikahkan engkau, Farzan Reyhan Shakeil dengan putriku, Zahira Nabila Mirza dengan mas kawin emas 100 gram uang 500 juta dan seperangkat alat shalat dibayar tunai." Farzan menarik nafas dalam. "Saya terima nikahnya Zahira Nabila Mirza dengan mas kawin tersebit dibayar tunai." Zayra tersenyum puas dengan ikrar itu. "Bagaimana saksi? Syah." Serempak semuanya menjawab Syah. "Alhamdulillah." Ucap semuanya. Nayra meneteskan air matanya disudut tempat ijab itu berlangsung. Merelakan orang yang dicintainya bersanding dengan sahabatnya. Dia Ikhlas melepaskan Farzan. Dia menatap sepasang suami istri yang batu syah itu. Zayra tersenyum bahagia. Dia tak pernah melihat Zayra sebaha

