Bab 27

1146 Words

Beberapa hari kemudian "Apa yang membuatmu senyum-senyum sendiri kali ini?" Sandy mendongak, menatap ke orang yang baru saja datang. "Aku sedang memantau Hans downfall era," jawab Sandy seraya menyeringai penuh percaya diri. Friska tampak antusias, ia langsung menarik kursi di sebelah Sandy. "Benarkah? apa dia mundur dari jabatannya?" Friska menatap Sandy dengan mata besar, penuh harap. "Kalau soal itu belum ada kabar tapi perlahan pasti akan terjadi. Belakangan ini banyak para investor yang menjual sahamnya sehingga membuat harga saham Dirgantara Family turun drastis." Friska tersenyum penuh kemenangan, lalu menopang dagu seraya tersenyum manja. "Baru tahu rasa kamu Hans. Dia pasti stres sekarang." Sandy ikut menyunggingkan senyum licik. "Sandy! kamu dipanggil bos di ruangannya." S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD