Sebulan kemudian Hari membahagiakan bagi Rio dan Lia akhirnya tiba, mereka tidak menyangka bila hari ini akhirnya datang juga, setelah melewati berbagai rintangan akhirnya mereka sampai di tahap ini juga. Senyum lega terpancar dari wajah kedua mempelai setelah Rio berhasil mengucapkan ijab qobul dengan satu tarikan napas, tenang dan lancar tanpa halangan. Air mata penuh haru tak terelakkan jatuh di pipi Lia ketika kalimat sakral itu selesai terucap. Tangannya bergetar halus saat Rio menggenggamnya erat sambil menatapnya penuh cinta seolah ingin meyakinkan bahwa semuanya benar-benar nyata. Tepuk tangan dan lantunan doa memenuhi ruangan, menyatu dengan rasa bahagia yang mengalir hangat di d**a setiap orang yang hadir. Tak terkecuali dengan Hana dan Hans yang duduk di barisan kursi para ta

