"Tante Hana, Tante Hana." Hana tersentak ketika mendengar suara kecil yang memanggilnya ditambah ujung roknya yang ditarik-tarik dari bawah. Ia menoleh ke bawah dan mendapati dua anak kembar berambut ikal tengah menatapnya dengan mata besar berbinar mereka. Hana menyunggingkan senyum kecil lalu berlutut, mensejajarkan posisinya dengan sepasang anak menggemaskan itu. "Nanda, Nando kenapa?" tanya Hana lembut. Kedua anak itu saling pandang sebentar sebelum si kembar perempuan, Nanda, menjawab dengan wajah polos namun serius. "Itu, Tante ... Kak Aji rebutan bola sama Kak Damar lagi," ujarnya sambil menunjuk ke arah halaman belakang panti. "Terus bola kami jadi nyasar ke atap, nggak bisa diambil," sambung Nando si kembar cowok cepat-cepat, menambahkan dengan ekspresi cemas. Hana terkekeh ke

