Bab 83

1133 Words

Bunyi kecipak khas memenuhi ruangan. ciuman lembut, penuh perasaan itu membangkitkan hasrat yang terpendam dalam diri mereka. Tanpa melepas ciuman, Rio bergerak maju hingga mereka menabrak ranjang dan seketika tubuh Lia jatuh ke atas kasur. Rio dengan cepat menghimpitnya, mengukungnya dalam kendalinya. "Kak," ucap Lia pelan hingga menghentikan pergerakan Rio. Pipinya merona hebat. "Kenapa?" Rio mengernyitkan dahinya heran. "Kamu belum mau?" "Bukan gitu. Tapi ...." Lia mengigit bibirnya pelan tanpa menatap mata Rio seolah ragu. "Sakit nggak?" ujarnya dengan suara malu-malu. Rio sontak terkekeh, istrinya itu sangat menggemaskan. "Sakit dikit tapi enak kok. Aku janji bakal pelan-pelan," jawabnya frontal. "Kok tahu? Memangnya kamu udah pernah gitu sama cewek lain?" "Aku tahu dari Mama

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD