11

878 Words

Usai merasakan sakitnya jambakan tangan Selena sampai kepalanya terasa mau patah, tiba-tiba Ghea harus merasakan sakit yang lebih parah lagi pada sekujur tubuhnya, ketika tiba-tiba saja Selly mendorong tubuhnya sampai tersungkur di lantai gudang yang debunya lumayan tebal. Krek! Ghea merasakan pergelangan kakinya berbunyi, saat sepatu Selly menginjaknya sangat kuat. “Argh! Ampun, Kak...” Ghea menangis. Rasanya sakit sekali, membuat dirinya seakan berpikir bahwa mati jauh lebih baik daripada merasakan penyiksaan ini semua. “Sini-sini, biar gue aja.” Selena menitah, kemudian Selly mengangkat kakinya dan memberi kesempatan pada Selena untuk mengambil bagian. “AARGHH!!!” jerit Ghea kian mengeras. Sementara Selena ternyata melakukan yang lebih kejam dibanding Selly. Yaitu menginjak pergel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD