Semakin sempit ruang pergerakan di dalam kabin mobil milik Tommy ini, justru membuat Samudra semakin mudah menguasai setiap inci tubuh ringkih Maura. Gadis itu kian kuat menahan tangisnya yang nyaris pecah. Ada rasa frustrasi yang luar biasa besar bergolak di dadanya—merasa terikat tak berdaya, terintimidasi, dan dirayapi rasa malu yang teramat pekat atas hukuman gairah yang terlampau amoral ini. Di atas segala siksaan fisik itu, ada ketakutan lain yang jauh lebih mencekam dan membuat dadanya sesak bergemuruh. Rasa was-was yang luar biasa jika tiba-tiba ada orang, pengunjung lain, atau petugas keamanan basemen yang melintas di luar dan memergoki kegiatan tabu mereka. Setiap kali terdengar gema pantulan suara langkah kaki atau deru mesin mobil lain dari kejauhan, seluruh tubuh Maura langsu

