Uang dan Uang lagi

1083 Words

PERGINYA ISTRIKU 11 Pagi yang seharusnya menjadi awal kesegaran dirinya menghidu udara sejuk, kini berubah menjadi lautan amarah. Cermin hias dan lemari kayu dengan ukiran semuanya hancur akibat hantaman kepalan tangan. Seperti hancurnya hati Rasya saat ini. "Kalian jahat!" teriak lelaki itu. Ia memukul kakinya yang cedera itu sambil menahan sakit. Tak lama setelah itu, dia meraih ponselnya lalu memainkan pertempuran di sana. Semua ia lampi4skan pada adegan peperangan di dalam ponselnya. Hingga tengah hari pun lelaki itu betah duduk dengan gawainya, terkadang sampai tertidur. "Sya, kamu enggak makan?" teriak Alma dari luar. Wanita tua itu mengetuk pintu agak keras. Rasya yang terbangun karena teriakan Alma, membalas hal yang serupa. "Tidak usah pedulikan aku!" "Sya, jangan kayak an

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD