Bab.13 Menyembunyikan Kebenaran

1102 Words

Adipati berdiri terpaku di ruang tamu. Surat gugatan itu tergeletak di meja, sementara Aselia duduk di sofa dengan wajah datar. Tidak ada air mata, tidak ada amarah yang meledak justru ketenangan itu yang menusuk jauh ke dalam hati Adipati. “Aselia…” suaranya serak. “Apa maksudmu dengan ini? Kau tidak bisa begitu saja” “Aku bisa.” Potong Aselia cepat, nadanya tegas. “Kau memilih untuk menyembunyikan kebenaran bertahun-tahun, Mas. Aku yang kau minta untuk mempercayai, justru jadi orang terakhir yang tahu semua ini. Dan sekarang aku tidak bisa melanjutkan hidup dengan bayangan sebesar itu di antara kita.” Adipati menunduk, genggaman tangannya mengepal hingga urat-uratnya menonjol. “Aku tahu aku salah. Tapi percayalah, cintaku padamu nyata. Tidak ada yang palsu di antara kita.” Aselia men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD