Brugh! Tubuh Desta di tolak kasar dan membuat dia tersungkur ketika sampai di ruangan Fathan. Desta perlahan mengangkat kepalanya. Dia langsung berdiri dan menghampiri Fathan yang masih duduk di kursi kejayaannya. Desta duduk berlutut. “Bos, saya tidak salah. Saya tidak melakukan penghianatan atau pencurian berkas apapun. Saya mohon jangan hukum saya.” Mohon Desta sambil menunduk dan menyusun sepuluh jarinya. “Kenapa kamu seperti ini? apa saya sudah menyinggung permasalahannya?” Deg! Desta tertegun. Benar juga, kenapa dia gegabah begini? Kalimatnya tadi secara tidak langsung menyatakan bahwa dia telah menyerahkan dirinya sendiri. Mampus lah! Desta menghela napasnya pelan. Lalu berlagak tenang. Okey, okey Desta… calm down. Kamu pasti bisa menenangkan keadaan. “Bos, maafkan saya. Sep

